Lompat ke isi utama

Tentang umkm.diy

UMKM Indonesia, mandiri bersama.

umkm.diy adalah gerakan gotong royong pelaku usaha kecil. Kita belajar bersama, saling mengabari kebijakan, dan mengumpulkan data lapangan sendiri. Semua panduan gratis, tanpa iklan dan tanpa komisi.

Kenapa .diy? Singkatan dari Do It Yourself: kerjakan sendiri, tapi bersama-sama. Bukan singkatan nama daerah.

Siapa kita
Pelaku UMKM, pendamping usaha, dan siapa pun yang peduli pada usaha kecil. Terbuka untuk semua. Bukan lembaga pemerintah, bukan partai, bukan marketplace.
Idenya
Ilmu dan kabar menyebar dari warga ke warga, tanpa menunggu program dari atas. Satu orang belajar, lalu mengajari dua orang lain.
Tujuannya
Usaha kecil yang berdiri di kaki sendiri: paham aturan sebelum terlambat, punya pembeli sendiri, dan punya data sendiri.
Kenapa kita ada
Aturan sering datang mendadak, dan yang kecil yang paling menanggung. Angka resmi belum tentu sama dengan kenyataan di warung. Karena itu kita saling menjaga.

Apa itu umkm.diy

Rumah bersama untuk UMKM yang ingin berdiri di kaki sendiri.

umkm.diy adalah

  • Tempat belajar bersama, dengan bahasa sehari-hari
  • Kabar kebijakan yang diterjemahkan ke bahasa warung
  • Lumbung data lapangan milik bersama
  • Gerakan gotong royong yang terbuka untuk siapa saja

umkm.diy bukan

  • Marketplace atau tempat transaksi
  • Program pemerintah
  • Partai atau kendaraan politik
  • Pemungut biaya atau komisi

Siapa di balik umkm.diy

KITA.

Tidak ada satu tokoh. Gerakan ini milik siapa saja yang ingin usaha kecil di Indonesia lebih baik. Pilih peranmu:

  • Pelaku UMKM

    Belajar dari panduan, menandatangani Ikrar, dan mengisi lumbung data.

  • Penular

    UMKM yang sudah bisa, lalu mengajari dua orang lain. Kamu pernah dibantu, sekarang giliranmu membantu.

  • Kawan

    Tidak punya usaha tapi punya keahlian: mahasiswa, fotografer, akuntan, orang IT. Menyumbang waktu dan ilmu.

Tanya jawab

Yang sering ditanyakan

Apa itu umkm.diy?

umkm.diy adalah gerakan gotong royong untuk usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. Kita belajar bersama, saling mengajari, dan saling mengabari kebijakan yang berpengaruh pada usaha. Tujuannya satu: UMKM mandiri, tidak bergantung pada satu aplikasi atau satu program dari atas, dan tidak lagi jadi korban aturan yang datang mendadak.

Siapa di balik umkm.diy?

KITA. Siapa saja yang ingin usaha kecil di Indonesia lebih baik: pelaku UMKM, mereka yang sudah bisa lalu mengajari yang lain, dan kawan-kawan yang punya keahlian seperti mahasiswa, fotografer, atau akuntan. Gerakan ini tidak bergantung pada satu tokoh, dan tidak terikat pada partai politik atau program pemerintah mana pun.

Apakah umkm.diy marketplace atau program pemerintah?

Bukan keduanya. umkm.diy tidak menjual barang, tidak memegang uang, dan tidak memotong komisi dari penjualanmu. Kami juga bukan program pemerintah. Kami tempat belajar dan bergerak bersama. Justru karena berdiri sendiri, kami bisa menyampaikan data lapangan apa adanya, termasuk ketika angka resmi tidak sesuai dengan kenyataan yang dialami pedagang.

Bagaimana cara ikut bergotong royong?

Mulai dari yang paling ringan: tanda tangani Ikrar dan isi dua pertanyaan lumbung data. Lalu praktikkan satu panduan, dan ajari dua orang lain begitu kamu berhasil. Pantau Kentongan untuk kabar kebijakan terbaru. Kalau kamu punya keahlian tertentu, kamu bisa jadi Kawan yang menyumbang waktu untuk Arisan Ilmu.

Apakah saya harus berhenti jualan di marketplace?

Tidak harus. Marketplace dan media sosial tetap berguna untuk bertemu pembeli baru. Yang kami ajak adalah tidak menggantungkan seluruh usaha pada satu tempat. Simpan nomor pelanggan setia, bangun jalur sendiri pelan-pelan, dan pelajari aturan mainnya. Kalau satu aplikasi tiba-tiba ditutup atau mengubah aturan, usahamu tetap bisa berjalan.

Apakah ini gratis?

Ya. Menandatangani Ikrar, membaca semua panduan, mengikuti Kentongan, dan ikut Arisan Ilmu itu gratis. umkm.diy tidak pernah meminta bayaran dan tidak memotong apa pun dari penjualanmu. Kalau suatu saat kamu memutuskan punya alamat toko sendiri (domain), biayanya dibayar langsung ke penyedia domain, bukan ke kami.

Saya gaptek, apakah bisa?

Bisa. Kalau kamu sudah bisa mengirim foto lewat WhatsApp, kamu sudah punya bekal yang cukup. Semua panduan ditulis dengan bahasa sehari-hari, langkah demi langkah, lengkap dengan gambar. Justru gerakan ini dibuat untukmu: data resmi menunjukkan banyak pelaku usaha belum berjualan online karena kurang pengetahuan. Di sini kita belajar pelan-pelan, bersama-sama.